Tuesday, February 12, 2008

# life

let me make my wishes

Angka menunjukkan pukul 23:11 di laptop acer aspire 1690 gue. Kurang dari 49 menit adalah lamanya waktu terakhir gue di usia 20 karena tepat pada pukul 00:00 nanti usia gue genap 21 tahun.

Ah yaaa… waktu terasa cepat sekali berlalu. Sepertinya baru kemarin gue masih ngegangguin kakak gue pacaran sekarang anaknya udah tiga (yang paling kecil umurnya 6 tahun, red.). Huuhh… Sepertinya baru kemarin gue masih main karet, petak umpet, gobak sodor, sekarang gue main TMB *gelodak! Gak nyambung banget!*. Sepertinya baru kemarin gue abis bertengkar sama bokap gue ribut soal urusan kuliah, sekarang gue udah kuliah tingkat dua (harusnya gue tingkat tiga). Dan masih banyak “seperti-sepertinya” yang lain…




Kenapa sih waktu cepet banget jalannya?


Kenapa?


Kenapa, pren?


Ada yang bisa jawab?


Hah ya… Iya, gue tau itu adalah pertanyaan bodoh. Waktu tidak berjalan dengan lambat tidak pula cepat. Tergantung bagaimana kita menjalaninya. Dan… Bagaimanakah kehidupan yang sudah gue jalani selama dua puluh tahun terakhir? Sudah menjadi orang yang lebih baikkah gue? Atau mungkin gue malah menjadi seorang bajingan yang brengsek?


Kehidupan macam apa yang udah gue jalani selama dua puluh tahun terakhir? Have I done something great? Apakah gue sudah membahagiakan orang tua gue? Membanggakan keluarga gue? Menjaga nama baik mereka? Bahagiakah orang-orang yang berada disekeliling gue? Apa sih yang udah gue lakuin untuk mereka? Lalu, bagaimana dengan orang-orang yang menganggap gue sebagai musuh mereka? Apakah mereka udah memaafkan semua kesalahan gue?


Kemudian, bagaimana dengan masa depan gue? Bisa optimiskah gue untuk mencapai masa depan yang cerah? Atau gue malah menjadi orang pesimis lalu terpuruk jatuh ke jurang dan tidak terselamatkan? Entahlah. Yang gue tahu masa depan adalah sebuah misteri.


Sekarang waktu telah menunjukkan pukul 23:31. Kurang dari tiga puluh menit lagi gue menikmati masa-masa usia dua puluh tahun.


Ngomongin soal kenikmatan, have I really enjoyed mylife? Ehm,, dunno. Bagaimana sih caranya kita menikmati hidup? Karena gue ngerasa idup gue datar-datar aja. Gue pengen ngelakuin sesuatu yang bikin idup gue berwarna! Gak harus sedramatisir kaya’ yang Ronan Keating bilang kalo life is a rollercoaster, you’ve got to ride it. Masalahnya Ronan gak tahu kalo naik rollercoaster itu harus bayar, gak bisa gratis. Bukannya idup itu gratis ya? Tuhan Sang Pencipta kan yang memberi kita kehidupan? Haiah! Makin gak nyambung aja entry gue yang ini. Ngalor-ngidul gak jelas. Maklum lah… deg-degan, stres, sekaligus excited menunggu jam12 teng.


Masih ada tujuh belas menit sebelum pukul 00:00. Saatnya gue bikin draft “Make Wishes” gue. *langsung sibuk corat-coret*


Ya Allah, berikanlah selalu rahmat dan hidayah-Mu kepadaku. Berikanlah selalu ridho-Mu dalam setiap hembusan nafasku… dalam setiap langkah kakiku…


Ya Allah, jadikanlah diriku sebagai manusia yang lebih baik setiap harinya. Berikanlah kesempatan kepadaku untuk membanggakan kedua orangtuaku. Dan jadikanlah aku seorang manusia yang berguna. Amin...

4 Pebruari 2008

No comments:

Post a Comment

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;