Tuesday, February 12, 2008

# curhat

sedang menaksir si lelaki.. ehem.. ehem..

Gue lagi ngecengin seseorang. Gue lagi suka sama dia. Gue naksir dia. Gue lagi kasmaran sama dia. Kasarnya, sekarang gue lagi suka-sukanya sama dia. Suka keinget dia di balik bayang-bayang wajahnya (maksudnya tuh ya gue lupa-lupa inget sama mukanya, red.). *gubrak*


Si lelaki beruntung yang gue taksir ini adalah salah satu teman baiknya kakak gue, Mbak Nun. Sebelumnya sih Mbak Nun ini sering bener cerita tentang si lelaki ini. Sahabat terbaik dialah, orangnya baik banget lah, beginilah begitulah… Namanya juga sahabat sendiri pasti ceritanya yang bagus-bagus lah ya? Hehe,,, *peace, mbak…! Damai…!* Nah, gue ketemu si lelaki ini pertama kali waktu Mba’e ngejemput gue di tempat les gue dulu, Nurul Fikri Bandar Lampung. Dan yach… begitulah!


Mungkin emang pada dasarnya gue orangnya mudah suka sama orang dan juga mudah melupakan alhasil sukalah gue sama si lelaki ini. Gak tau sih kenapa bisa suka? Pokoknya gue suka. Alasannya apa gue gak tau. Lagian persetan lah ya dengan “alasan kenapa gue suka dia”? Yang penting gue suka. Bener gak? Bener…


Pas gue ceritain sama Mbak Nun --karena gue sendiri orangnya gak bisa menyimpan sendirian hal-hal semacam ini-- udah bisa ditebak lah ya reaksi dia gimana. Ngegodain lah, sibuk pengen ngejadiin lah, dan gue yang jadi panik gitu. Well, gue sebatas naksir kok sama si lelaki tersebut. Paling tinggi pada tahap suka. Tapi, minta dijadiin? Ehm,, I don’t think so. Pertama, dia udah punya pacar. Gue gak mau dunk dibilang sebagai pengganggu harmonisasi hubungan orang lain. Kedua, seperti yang udah gue bilang sebelumnya kalo gue ini orangnya mudah suka dan mudah lupa. Jadi, besar kemungkinan gue suka sama si lelaki ini hanya untuk sementara waktu. Sesudah itu ya sudah… Lupa… Ketiga, gue lebih menikmati masa-masa dimana gue menyukai seseorang tanpa dirinya tau kalo gue suka sama dia. Cukuplah bagi gue bisa mengaguminya dari jauh tanpa dia harus tau kalo gue ini exist and I have feelings for him. Keempat, gue masih betah menjadi seorang high quality jomblo *gelodak*. Kelima, kasian sama selingkuhan-selingkuhanku seperti Novak Djokovic, Rafael Nadal, Chad Michael Murray, Cristiano Ronaldo, Milo Ventimiglia, dll dsb dst.


So, kesimpulannya adalah gue lagi naksir sama sahabat kakak gue sendiri dan gue lebih suka mengaguminya dari jauh. Ah… Bollywood sekali, Kawan!


31 January 2008

No comments:

Post a Comment

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;