Tuesday, April 8, 2008

kenapa gak mati aja sih?

Waktu kuliah Psikologi Kepribadian hari Senin kemarin ketika sedang membahas Maslow, dosen gue tiba-tiba berfilsafat, “Kenapa sih kita hidup? Kenapa kita bertahan hidup? Meskipun dengan banyaknya cobaan datang silih berganti manusia tetap memilih untuk hidup. Memang sih ada orang yang lebih memilih untuk mati, tapi kan jumlahnya sedikit. Tidak banyak. Tapi, kalo dipikir-pikir iya juga. Kenapa gak mati aja? Selesai perkara.”

Ehm, iya juga yaaa… Bener juga dosen gue itu. Meskipun pertanyaan itu diajukan untuk sekelas dan sebenarnya tidak memerlukan jawaban entah kenapa gue iseng mikirin jawaban pertanyaan dosen gue itu. Dan selama dua hari ini gue mencoba untuk mencari jawabannya. Gue mengandaikan pertanyaan itu ditujukan untuk gue, “Kimi, kenapa kamu lebih memilih untuk hidup dan bukannya mati?” Ngaco semua sih jawaban gue, tapi ya harap dimaklumi ya. Jawaban-jawaban ini keluar dari otak pas-pasan milik saiah. Jawaban yang sederhana sesuai dengan kapasitas otak litbang gue.

Ini jawaban-jawaban gue:

1. Karena agama gue mengharamkan bunuh diri! Kalo gue mati bunuh diri nti surga diharamkan untuk gue dan gue berada di lapisan neraka paling bawah (eh, benar gak sih??). Haks,,haks,,

2. Karena tindakan bunuh diri adalah tindakan orang-orang pengecut. Gue dibesarkan sama emak bapak gue bukan untuk menjadi seorang pengecut.

3. Karena hidup ini penuh dengan ujian. Alloh ingin melihat apakah gue berhasil atau tidak dalam melewati ujian-ujian tersebut. Masa’ baru diuji sedikit gue udah menyerah?

4. Karena pada dasarnya manusia itu takut mati.

5. Karena hidup di bumi itu enak. Penuh dengan kenikmatan-kenikmatan. You name it sendiri lah kenikmatan-kenikmatan itu apa. Kan kalo misalnya gue mati belum tentu di kehidupan sono nikmat. Kasarnya, belum tentu ada kehidupan setelah kematian. *eh, gue nulis begini bukan berarti gue kaga’ percaya akherat ye!*

6. Karena gue belum married. Ahahahahahaha…………

7. Karena gue belum jadi sarjana dan belum membanggakan kedua orangtua gue.

8. Karena gue dikelilingi orang-orang yang menyayangi gue. Gak tega aja gue membuat mereka sedih dengan kepergian gue. Dan juga gue masih ingin dan selalu ingin mendapatkan kasih sayang dan kehangatan dari mereka-mereka.

9. Karena… biar jadi 9 jawaban aja. Katanya angka 9 itu angka keberuntungan?

Kira-kira begitulah jawaban gue. Kalo ada yang punya jawaban sendiri ya monggo… silahkeun…



No comments:

Post a Comment

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;