Friday, July 25, 2008

# life # sok pinter
Lanjutan dari postingan ini, saya masih punya pertanyaan yang terus menghantui saya *tsssaaah... bahasanya!*

Pertama, kenapa biaya pendidikan di Indonesia sangat mahal dan tampak tidak realistis? 300 juta setahun? Yang bener aja!

Kedua, kenapa masyarakat kita mudah tergiur dengan embel-embel "Sekolah internasional", "Sekolah Nasional Plus", "Sekolah bilingual", "Sekolah dengan kurikulum luar negeri", dan lain-lain?

Ketiga, Kenapa masyarakat kita mudah percaya dengan kemampuan orang lain (baca: sekolah dengan embel-embel yang saya sebutkan sebelumnya)?

Keempat, kenapa masyarakat kita (orang-orang kaya khususnya!) tidak ragu untuk mengeluarkan uang ratusan juta demi anaknya sekolah di sekolah mahalan? Kenapa uangnya tidak disumbangkan saja untuk membangun sekolah yang reyot dan nyaris rubuh? *ok, ini pertanyaan bodoh.*

Kenapa, kenapa, dan kenapa. Terlalu banyak kenapa. Mungkin ini bisa menjadi topik skripsi saya nanti? Hehehe...

5 comments:

  1. woo... 300 juta?
    Bukannya dengan biaya segitu bisa buat nambahin kalo mau S2?
    Kadang-kadang, orang tua itu rela mengeluarkan uang berapapun untuk memberikan yang terbaik untuk anaknya....

    ReplyDelete
  2. mm...klo gw ya kim..jadi orang tua..gw juga akan masukin anak gw ke sekolah paling bagus (that i can afford) meski harganya mahal...haha..kurikulum internasional kalo bisa, bukannya gw latah sok keluarnegrian..kaga..ok..cliche sihh..kualitas! gw ga bilang sekolah negeri ga ada yang bagus (secara gw juga produk sekolah negeri..hohoho)
    balik lagi sih..tergantung gimana tuh orang tua ngedidik anaknya, klo emang punya kapasitas yang baik buat sekolah di sekolah bagus, ya...why not??
    lagian ya..gw ga ngeliat pendidikan itu sebagai beban, gw malah mikir itu kan modal..nah,,dengan apa yang didapet dari sekolah itu..cari untung deh..jadiiii sekolah mahal untungnya juga kudu gede!! haha

    *panjang aja comment gw!*

    ReplyDelete
  3. kenapa masyarakat kita (orang-orang kaya khususnya!) tidak ragu untuk mengeluarkan uang ratusan juta demi anaknya sekolah di sekolah mahalan

    Satu kata: Gengsi...

    Masa depan anak bukanlah prioritas, yang penting gengsi.. pun kalau nanti anaknya sukses, gengsi pun semakin gede..

    ReplyDelete
  4. edan... uang segitu 300 juta adalah gaji guru golongan 4a selama 12 tahun..... wuihhhh...... ckckckck

    ReplyDelete
  5. @itikkecil
    Ehm... Iya sih, tapi ya kalo bisa jangan memaksakan diri lah. Ga bagus juga...

    @de groene ster
    Iya, tapi kasian anak lo. Mau balik modal berapa tahun?

    @nazieb
    Gengsi? Ya elah... memangnya kita makan gengsi ya?

    @anang
    Memang edan!

    ReplyDelete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;