Thursday, March 26, 2009

# life

Damai, itulah inti Nyepi. Damai yang kita butuhkan sekarang mungkin berbeda dengan damai yang dibangun pada zaman Raja Kaniska I. Pada zaman itu damai lebih banyak berarti tidak ada peperangan. Tetapi sekarang kedamaian yang kita cita-citakan jauh lebih dalam dan luas. Bukan hanya tidak ada kekerasan berupa perang, tetapi juga tidak ada “kekerasan” lain berupa kemiskinan, penyakit, pemaksaan kehendak, dendam, dominasi budaya kelompok, penghinaan, ketidakadilan, pembabatan hutan dan kerusakan lingkungan, serta kekerasan lahir dan batinnya.

(dikutip dari Harian Kompas edisi Rabu, 25 Maret 2009. Tulisan Raka Santeri berjudul “Nyepi, Peneguhan Menuju Perdamaian”)

Selamat Hari Raya Nyepi bagi teman-teman yang merayakan. Semoga damai selalu dan tidak ada lagi kekerasan di dunia ini.

1 comment:

  1. Hmmm. ada korelasi antara Raja Kaniska I dengan flower generation dan Slank?

    kikikik *kabour ~~\(^3^)/~~

    ReplyDelete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;