Thursday, June 4, 2009

"Stop complaining!" said the farmer,
"Who told you a calf to be ?
Why don`t you have wings to fly with,
like the swallow so proud and free?"
How the winds are laughing,
they laugh with all their might.
Tadi pagi ketika saya menyanyikan lagu Donna Donna di sepanjang perjalanan menuju kampus (ya, saya memang sedang tergila-gila dengan lagu itu), angin menerpa wajah saya. Seketika saya langsung menuduh angin sedang menertawakan saya.

Sayup-sayup saya bisa mendengar tawanya. Ha, ha, ha. Angin pun diam. Kemudian, dia tertawa lagi. Ha, ha, ha. Semakin kencang.

Saya sebal.

Angin menertawakan kepengecutan saya yang tidak berani menegur seseorang. Saya hanya berlalu begitu saja di depan mata orang tersebut setelah latihan futsal kemarin sore.

Angin menertawakan keteguhan saya yang memegang prinsip "harga diri adalah segalanya" yang pada akhirnya berujung pada menyakiti hati sendiri. But hey, bukankah pada dasarnya manusia memang senang menyakiti dirinya sendiri?

Dan, saya mendengar angin tertawa sangat keras ketika saya dengan pasrah dan tanpa perlawanan menggesekkan kartu debit Visa Mandiri saya di TM Bookstore tadi siang. Lebih dari 200ribu rupiah habis. Empat buku.

Saya terpekur kaku. Sekarang jadi bingung. Uang di tangan, kaus kaki, dompet, celengan ayam jago, di bank, dan dimana saja tempat saya menyimpan uang jumlahnya tidak lebih dari... errr... pokoknya tidak cukup untuk membiayai kehidupan saya yang hedon ini selama dua minggu ke depan.

Padahal saya masih ingin ke Jogja. Malah sedang mengatur rencana perjalanan kesana. Tapi, rencana jalan-jalan itu sematang apapun tidak akan bermakna jika tidak ada lembaran uang yang menyertainya.

Lagi, saya mendengar angin tertawa sangat kencang. Ha, ha, ha, HA! Dia menertawakan ketidakmampuan saya melawan nafsu.

6 comments:

  1. klo ke toko buku sepertinya nafsu untuk membaca dan memiliki sebuah buku mang mengalahkan segalanya.. hehe..

    klo masalah ga berani negur ?? mmph.. pasti degup jantung yg mengalahkan pita suara untuk menyapa.. hahhaa

    ReplyDelete
  2. sedikit kagum, meski belum pernah mendengar Kimi bernyanyi Donna Donna.

    ReplyDelete
  3. angin semilir...
    selembut menanmpar pipi kita :)

    ReplyDelete
  4. @presy
    klo sudah ke toko buku, saya jadi kalap. tapi ya itu satu2nya tempat yang menghibur saya sekarang2 ini.

    @padangpasir
    suara saya beda2 tipis lah ma Mba Sita. hihihihi... *terkikik geli*

    @afwan
    menampar lembut... tidak sakit tapi kan? :)

    ReplyDelete
  5. Nabung...ayo kita menabung :)

    Liburannya masih lama, khan ?
    Masih ada waktu untuk menabung kembali..
    Hayo semangat !!

    ReplyDelete
  6. ahak ahak ahak

    akuh juga lagi pailitttttttttttttt huhuhuhuhu

    lagi belajar hemat bin irit :D :D :D

    ReplyDelete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;