Sunday, November 14, 2010

[Book] The Hobbit

Judul: The Hobbit
Penulis: J. R. R. Tolkien
Penerjemah: A. Adiwiyoto
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama (cetakan V Januari, 2010)
Tebal: 352 halaman
Harga:
ISBN: 978-979-686-767-7

Karena saya sebelumnya belum pernah membaca kisah Lord of The Rings (saya hanya tahu ceritanya dari film yang saya tonton), saya jadi tidak mengenal Bilbo Baggins. Bagi saya Bilbo Baggins tak lebih dari paman Frodo Baggins. Apa sesungguhnya peranan Bilbo Baggins, saya tidak tahu sampai saya membaca buku ini.

Tokoh utama The Hobbit adalah Bilbo Baggins, hobbit yang cukup dipandang di desanya. Usianya sekitar 50-an tahun. Kalau kita sering mendengar cerita-cerita dengan tokoh utamanya seorang pemuda yang tampan nan jagoan, maka tidak demikian dengan The Hobbit. Bilbo ini hobbit lho. Tingginya separuh dari tinggi manusia, usianya sekitar 50 tahun, tidak ganteng, tapi dia bisa menjadi pahlawan bagi teman-teman kurcacinya.

Berawal dari si penyihir Gandalf yang mampir ke rumah Bilbo Baggins dan mengajaknya berpetualang, namun Bilbo menolak. Keesokan harinya datanglah tiga belas kurcaci ke rumah Bilbo dan "memaksa" Bilbo untuk membantu Thorin--keturunan raja kurcaci sebelumnya--dan teman-temannya untuk merebut kembali harta emas dan perak mereka dari tangan naga raksasa Smaug di Gunung Sunyi! Dari sinilah petualangan dimulai. Perjalanannya pun bukanlah perjalanan yang mudah. Mereka harus melalui berbagai rintangan, seperti menghadapi troll, ditangkap goblin, hampir menjadi santapan labah-labah, menjadi tawanan Peri Hutan, sampai akhirnya harus menghadapi Smaug. Berkat kecerdikan Bilbo, ia berhasil menyelamatkan rekan seperjalanannya, yaitu tiga belas kurcaci tadi.

Terjemahannya bagus, rasa bahasanya dapet, sehingga enak dibaca. Kisah petualangannya pun sungguh terasa. Saya seperti ikut-ikutan dikejar goblin sewaktu Bilbo harus lari keluar dari markas goblin. Saya deg-degan waktu Bilbo terjepit di pintu dan bajunya harus robek agar dia bisa melarikan diri. Intinya, deskripsi novel ini cukup jelas. Gaya penceritaannya seperti ayah atau ibu yang sedang mendongengkan cerita pengantar tidur untuk anaknya. Tapi jujur saja, entah kenapa saya tidak merasa buku ini spesial. Maksud saya, ini The Hobbit lho! Karangannya J. R. R. Tolkien. Iya, Pak Tolkien yang menulis trilogi Lord of The Rings.

Skala 1 - 5, saya beri nilai 2 untuk The Hobbit.


7 comments:

  1. Saya juga punyaaa buku ini Kim!.. udah dari jaman SMA sih, tapi nggak kelar-kelar bacanya.. entah kenapa aya baca karya Tolkien tuh agak susaah mencernanya. @_@

    Sorry baru sempet berkunjung kesini, lagi banyak acara ampe nggak bisa mampir-mampir

    ReplyDelete
  2. @ Gaphe
    Mungkin karya Tolkien bukan selera kamu? :D Btw, kenapa harus minta maaf? Santai aja kaliii... :P

    ReplyDelete
  3. hahahah :ppp saya ga suka buku buku yang begini. saya baca harpot aja bisa 5 bulan baru kelar brr abis itu kapok deh.

    ReplyDelete
  4. bisa jadi referensi bacaan yang menarik. saya belum pernah baca soalnya :D

    ReplyDelete
  5. @ Piacerre Sinyorin
    Hahaha... Tergantung selera sih ya... Kalau saya sih memang suka dengan cerita yang bergenre seperti The Hobbit ini.

    @ Nova Miladyarti
    Silakan dibaca bukunya. :D

    ReplyDelete
  6. aku punya buku ini. belinya waktu kecil sih, hehehe. sempat baca 2 kali bolak-balik dan still in love dengan gaya berceritanya. ya, selera orang kan beda2, tapi memang, aku setuju, buku ini masih "kalah" dengan triloginya yang berkesan lebih matang.
    sampai sekarang aku belum kesampaian baca kisah kita arwen dan aragorn, hahaha.. padahal penasaran berat :) kamu tau nggak cari buku tolkien yg itu dimana?

    ReplyDelete
  7. @ dunia kecil indi
    Aduh... Maaf Mbak, aku kurang tahu cari buku Tolkien yang disebutkan itu carinya dimana. Malah aku baru tahu ada judul tersebut. Haha... :))

    ReplyDelete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;