Thursday, August 4, 2011

# curhat # postaday2011

Janji Saya Mengenai Utang

Day 118 . Post a Day 2011.

Kalau kemarin saya menulis Bunga Utang itu Boleh, sekarang masih soal utang. Mau curhat sedikit nih. :D

Bisa dibilang saya ini orangnya mudah iba. Kalau ada orang yang mau pinjam duit ke saya biasanya cuma cerita hal-hal yang menyedihkan untuk membuat saya iba. Setelah cerita ini itu, mau tidak mau hati saya luluh. Saya yang tadinya sudah berjanji tidak akan pernah meminjamkan orang lain uang lagi, akhirnya saya pinjamkan deh uang saya. Meski orang itu di mata saya track record-nya jelek. Meski orang itu masih ada utang sama saya dan utang dia sebelumnya belum dibayarnya.

Anehnya saya tidak kapok.

Dan ada satu kejadian kemarin yang bikin saya masih ngegerundel tidak jelas sampai sekarang. Orang yang baru saya utangi lagi (padahal utangnya sebelumnya juga belum lunas), ternyata membohongi saya. Dia bilang waktu itu mau pinjam uang saya untuk bayar kekurangan uang sekolahnya. Ternyata, saya dapat berita kalau sebenarnya dia sudah dikasih uang sama orangtuanya untuk bayar uang sekolahnya itu. Terus, tanggal 28 Juli kemarin katanya dia mau bayar utangnya. Mau ditransfer ke BCA saya. Eh... Nggak taunya pas saya cetak buku di BCA, saya nggak melihat ada transferan dari orang itu. Yang bikin jengkelnya, saya dapat cerita lagi kalau dia habis beli ponsel Blackberry Storm baru. WTF?!%&%$^

Ya sudahlah. Kalau dia memang lebih mementingkan untuk beli ponsel baru ketimbang bayar utang, gue sumpahin ponselnya kelindes mobil, kecebur di aer, atau hilang dicopet.

Mudah-mudahan dari kejadian ini, saya bisa bersikap tegas. Saya tidak akan meminjamkan lagi uang saya ke siapapun meski dia sampai menangis mengiba-iba. Kemarin itu adalah terakhir kalinya saya meminjamkan uang ke orang lain. Saya capek menagih utang ke orang-orang. Bukannya dibayar, eh malah marah-marah ke saya. Lah, yang ngutang siapa, yang marah siapa? Memangnya saya salah, boi, meminta hak saya?

p.s.: And to you, my friend, I will never trust you again for the rest of my life.

12 comments:

  1. akhirnya munculjuga kotak komentarnya... ahahhaa....

    jangan dipinjemin lagi Kim, soalnya kebanyakan banget tuh yang suka ngutang emang tukang bohong...

    kemaren aja ada yang mampir ke chat fb-ku hanya buat bilang dia kena tumor otak dan butuh uang, terus minta bantu terbitin bukunya sama aku biar bisa dapat uang yang banyak buat operasi.

    aku bilang aja kalau dia punya modal besar bisa, dan mau dagang bukunya sendiri...

    terus pas hani bilang harus 100 halaman baru bisa diterbitkan, masa baru satu lembar dia bilang udah kelar nulisnya...

    pas dicek di FB-nya malah sibuk wall to wall dan komeng sana sini. kalau emang dia kanker otak dan butuh uang kayaknya nd sempat ngabisin waktu buat FB-an deh kan? aneh banget

    udah gitu pas aku bilang, ortu kamu nggak ngusahain buat uang operasinya? dia bilang ortu nggak punya uang lah apa lah... aneh banget kan?

    ReplyDelete
  2. nyewa jasa debt collector saja, kalau ditagih susah, hehehe

    ReplyDelete
  3. Hutang itu adalah bagian dari hak kita utk menagihnya, jadi gak ada salahnya utk meminta uang kita tsb.
     dan utk kedepannya, jangan mau lagi pinjamin uang ke orang yang track recordnya dalam utang-piutang jelek.. hahahah

    ReplyDelete
  4. Hutang itu adalah bagian dari hak kita utk menagihnya, jadi gak ada salahnya utk meminta uang kita tsb.

     dan utk kedepannya, jangan mau lagi pinjamin uang ke orang yang track recordnya dalam utang-piutang jelek.. hahahah

    ReplyDelete
  5. Ewww.. aku juga pernah gitu Kim. Pas kuliah dulu ada temen yang pinjem. Dia janji mau ngembaliin dalam beberapa hari. Ternyata di hari yang ditentukan, ngasih kabar pun gak. Aku mau nagih langsung, gak enak. Akhirnya, aku kirim sms. Dia bilang nanti. Aku tunggu, gak ada kabar juga. Kalo ketemu sama aku biasa aja, kaya gak ada apa-apa. Aku kirim sms lagi. Kali ini agak memaksa. Aku bilang aku lagi butuh uang. Lah, jadi kebalik. Kaya aku yang mau pinjem malah. Akhirnya dia ngembaliin sih, tapi jadi gak enak.


    Sekarang, kalo minjemin orang, aku harus yakin dulu kalo aku gapapa semisal nanti orang itu gak bayar. Kalo gak gitu, nanti bete sendiri.

    ReplyDelete
  6. wuah enaknya jadi temennya kamu... kapan2 kalo kita kopdaran nanti, gw mohon2 trus sambil pasang tampang melas nyoba minjem duit aaah ke lu... siapa tau dikasih duit 2 juta.... jhaahhahhaa...

    ReplyDelete
  7. Mba, pinjem uangnya dong... heheheee... *piss*

    ReplyDelete
  8. wah wahh, nyebelin bgt tuh org yaa..
    utang kan dibawa sampe mati,hmm..

    ReplyDelete
  9. Ide bagus! Tapi, sewa jasa debt collector berapa? sebanding gak dengan nilai utangnya itu sendiri? Jangan2 malah lebih mahal sewa jasa debt collector dibanding utangnya. Ahahahaha...

    ReplyDelete
  10. Asli deh, itu temennya jahat banget.
    Udah dipinjemin duit, eh..malah pakenya buat yang nggak2, malah beli ponsel baru -__-"
    Sebel juga jadinya ya :D
    Itulah kalo terlalu baik sama orang, serba salah jadinya :D

    ReplyDelete
  11. Moshi Moshi,
    Apakah Anda memerlukan pinjaman mendesak untuk melunasi hutang-hutang Anda atau Anda membutuhkan pinjaman modal untuk meningkatkan bisnis Anda?
    Anda telah ditolak oleh
    bank dan lembaga keuangan lainnya?
    Apakah Anda membutuhkan pinjaman konsolidasi atau hipotek?
    mencari lagi karena kami di sini untuk membuat semua masalah keuangan Anda sesuatu dari masa lalu. Kami meminjamkan dana kepada individu
    membutuhkan bantuan keuangan, yang memiliki kredit buruk atau membutuhkan uang
    untuk membayar tagihan, untuk berinvestasi di bisnis di tingkat 2%. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberitahu Anda bahwa kami memberikan bantuan yang handal dan penerima dan akan bersedia untuk menawarkan pinjaman. Jadi hubungi kami hari ini via email: johnfrankloaninvestment@gmail.com

    ReplyDelete
  12. Halo, nama saya Nofia, pagi korban penipuan dari tangan kreditur penipuan, saya menghabiskan lebih dari 56 juta di tangan pemberi pinjaman palsu, karena saya butuh modal besar dari 350 juta, saya hampir mati, tidak ada tempat untuk pergi, saya bisnis hancur dalam proses saya kehilangan anak saya. . Aku tidak tahan lagi .. semua ini terjadi November 2014 hingga Maret 2015, tidak semua sampai saya bertemu dengan seorang teman yang memperkenalkan saya ke ibu yang baik Nyonya Diana yang akhirnya membantu saya mengamankan pinjaman di perusahaannya, ibu yang baik, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Tuhan terus memberkati Anda, saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk memberitahu Anda, bahwa mereka banyak scammers luar sana, jika Anda membutuhkan pinjaman dan pinjaman yang dijamin cepat mendaftar hanya melalui ibu Diana, melalui email. dianarobertloanfirm@accountant.com dan dianarobertloanfirm@gmail.com, Anda dapat menghubungi saya melalui email ini; nofiayani@gmail.com com untuk mendapatkan informasi tahu. silahkan dia satu-satunya tempat yang handal dan terpercaya. Tidak ada pajak. untuk membayar .. terima kasih

    ReplyDelete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;