Friday, October 10, 2014

# academic journal # Psychology

The Dark Triad

Sebelumnya kita sudah membahas short-term mating dari sudut pandang Psikologi Evolusi yang saya tulis di sini dan di sini. Sekarang saya ingin membahas jurnal (masih) tentang short-term mating, tapi kali ini dilihat dari Psikologi Kepribadian.

Jurnal yang akan saya bahas berjudul The dark triad: Facilitating a short-term mating strategy in men (2008). Jurnal ini ditulis Peter K. Jonason, Norman P. Li, Gregory D. Webster, dan David P. Schmitt. Para peneliti berpendapat kepribadian yang termasuk dalam The Dark Triad (Machiavellinism, narcissism, dan  psychopathy) berkorelasi dengan strategi short-term mating. Kok bisa begitu? Mari kita lihat bersama-sama penjabaran dari peneliti.

Sudah menjadi rahasia umum traits (padanan yang pas untuk traits apa ya? Sifat? Karakteristik?) yang termasuk dalam The Dark Triad adalah traits yang negatif. Ketiga traits tersebut bisa memberikan dampak buruk bagi individu dan orang-orang yang berada di sekeliling individu tersebut. Meski memang pada kadar tertentu The Dark Triad bisa memberikan hal-hal positif bagi individu. Pernah dengar kan kebanyakan CEO sukses ternyata psychopath? Itu baru satu contoh sih. Contoh lainnya, yowis cari sendiri. :P

Kalau ada teman-teman yang bingung Machiavellianism, narcissism, dan psychopathy itu seperti apa, berikut penjelasan singkatnya:

  • Machiavellianism: cenderung manipulatif dan senang mengeksploitasi orang lain
  • Narcissism: cenderung senang perhatian, pemujaan, prestise, dan status
  • Psychopathy: impulsif, egois, senang hal-hal yang penuh tantangan dan memiliki empati yang rendah

Ketiga traits tersebut dapat disimpulkan sama-sama self-centered dan memiliki empati yang rendah. The Dark Triad hanya peduli pada "saya", "saya", dan "saya". Mereka tidak peduli dengan perasaan orang lain. Jadi, tidak heran jika The Dark Triad sangat bisa mengeksploitasi orang lain. Tentunya, individu yang memiliki traits The Dark Triad memiliki kesulitan untuk mempertahankan sebuah hubungan dimana hubungan jangka panjang membutuhkan yang namanya timbal-balik. Makanya mereka lebih senang untuk menjalani short-term mating ketimbang berada dalam suatu hubungan jangka panjang.


gambar dari sini


Machiavellianism lebih senang bergonta-ganti pasangan seks, psychopathy juga senang punya banyak pasangan seks. Sementara orang-orang yang narsistik lebih gampang untuk selingkuh. Bagi narsistik tidak masalah bagi mereka untuk memulai suatu hubungan romansa, tetapi mereka tidak akan bertahan lama dalam hubungan tersebut. 


gambar dari sini


Kemudian, para peneliti berargumen strategi short-term mating ini lebih banyak dilakukan oleh pria ketimbang wanita. Alasannya: Pertama, kalau dilihat dari Psikologi Evolusi, pria mah gampang untuk menebar benih di mana-mana dan tidak perlu takut untuk hamil 9 bulan dan menyusui. Jelas dong risiko dari melakukan casual sex kan kehamilan yang tidak diinginkan dan risiko tersebut menjadi milik wanita. Si pria mah bisa melenggang nyaman setelah melepas sperma, sementara wanita harus harap-harap cemas, "Gue hamil gak ya? Gue hamil gak ya?" Kedua, pria lebih cenderung memiliki skor tinggi di The Dark Triad ini ketimbang wanita. 

Penelitian dilakukan terhadap 224 mahasiswa Psikologi di New Mexico State University. Prosedur penelitian dilakukan dengan cara meminta partisipan penelitian untuk mengisi kuesioner yang mengukur kepribadian Machiavellinism, Narcissism, dan Psychopathy. Mereka juga diminta untuk mengisi kuesioner sociosexual orientation inventory (SOI) untuk mengukur kecenderungan mereka dalam casual sex

Hasil penelitiannya adalah:




Bingung baca tabel? Sama, saya juga bingung. :r 

Tapi, tenang... Tidak usah bingung. Karena kata para peneliti hasil penelitian mereka adalah ketiga traits The Dark Triad berkorelasi kok dengan kecenderungan individu untuk melakukan short-term mating. Mereka mah ogah mencari pasangan untuk hubungan jangka panjang. Tidak percaya? Lihat saja di tabel yang ada angka negatifnya. :P

Akhirul kalam, bagi para wanita yang mencari hubungan jangka panjang harap untuk menjauhi pria-pria yang dirasa memiliki kepribadian The Dark Triad ini. ;)

Referensi:

Jonason, P. K., Li, N. P., Webster, G. D., & Schmitt, D. P. (2008). The dark triad: Facilitating a short-term mating strategy in men. European Journal of Personality, 23, 5-18. 

7 comments:

  1. Dulu gue pernah psikotes dan katanya gue punya gangguan kepribadian, tapi orangnya gak jelasin lebih lanjut. Mungkin gue sebenernya cuma narsisistik aja hahaha.... Tapi gue gak pernah selingkuh, kok. Kalo gue suka cewek lain, gue pasti putusin dulu cewek yang lagi sama gue. Tapi emang bener sejauh ini semua hubungan gue short-term, walopun kayaknya sekarang lagi pengen bikin hubungan yang steady.

    ReplyDelete
    Replies
    1. El, narsistik kok "cuma" sih? :P

      Ehm... Mungkin harus dievaluasi juga kenapa semua hubungan lo itu short-term. Yah, lo yang tahu lah. Karena begitu lo tahu kenapa hubungan lo short-term, ketika lo kepingin punya hubungan yang steady, lo tahu apa yang harus lo lakukan. Duh, kok gue kesannya menggurui banget ya? Lah, gue aja masih bermasalah dengan hubungan gue kok. Abaikan saja deh, El. :r

      Delete
  2. Replies
    1. Kalau sudah paham, bantu jelasin dong, Mbak. Hehehehe...

      Delete
  3. Halo, masih aktif kah blog ini? Saya bisa bantu jelasin tabelnya. Darktrait itu justru ga berhubungan lho dengan longterm relationship kalo dari tabel. Angka negatif kalo ga signifikan ya ga ada artinya.

    ReplyDelete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;