Monday, April 1, 2019

Film di Maret 2019

Halo, teman-teman semuanya! Tanggal 1 berarti saatnya kita merekap film. Hore!

Inilah daftar film yang saya tonton di bulan Maret kemarin:

1. The Shawshank Redemption (1994)

Entah sudah ada beberapa orang yang merekomendasikan film ini ke saya. Akhirnya, setelah menunda-nunda karena merasa tidak yakin, saya nonton juga dan... WOW! Moral ceritanya adalah kalau mau balas dendam itu yang sabar. Ini adalah contoh kalau revenge is a dish best served cold. You will get your time. And to you, I will make a sweet, sweet revenge.




Rating: 5 dari 5 - it was amazing

2. The Favourite (2018)

Menyaksikan dua orang wanita, Lady Sarah (Rachel Weisz) dan Abigail Hill (Emma Stone), bersaing memperebutkan perhatian Queen Anne (Olivia Colman). Wanita yang satu memang sudah berteman lama dengan sang ratu, sementara yang lain wanita muda yang baru datang ke istana. Dia begitu berambisi ingin kembali menikmati kehidupan glamor para bangsawan.

Queen Anne begitu mudah dimanipulasi. Tipikal anak manja yang cuma peduli sama kesenangan pribadi. Beri dia sedikit kesenangan maka dia akan menyerahkan negaranya padamu. Maka tak heran kalau Lady Sarah dan Abigail saling menerkam satu sama lain. Mereka memiliki agendanya masing-masing. Awalnya pertarungan dilakukan secara sembunyi-sembunyi, lambat-laun menjadi pertempuran terbuka.




Rating: 4 dari 5 - really liked it

3. Captain Marvel (2019)

Cerita Captain Marvel (Brie Larson) adalah cerita kisah hidup Carol Danvers. Perjalanan hidupnya yang sejak kecil diremehkan karena dia wanita, namun bisa menjadi pilot Angkatan Udara AS. Lalu, cerita bagaimana dia mendapatkan kekuatannya dan memulai karirnya sebagai pahlawan super.

By the way, akhirnya kita jadi tahu kenapa Nick Fury tidak pernah meminta pertolongan dari Carol setiap Bumi diserang musuh-musuh ajaib. Hilang sudah rasa penasaran dari pertanyaan, "If Captain Marvel is that powerful how come Nick never asked her for help?"




Rating: 4 dari 5 - really liked it

4. The Stanford Prison Experiment (2015)

Saya tidak suka karena film ini terlalu mendramatisir penelitian aslinya. Setahu saya, pada eksperimen sebenarnya Philip Zimbardo sudah menekankan penjaga tidak boleh melakukan serangan fisik kepada para tahanan, tapi di film ini penjaganya menyerang tahanan dengan memukul, mendorong ke dinding, atau serangan lain yang bersifat fisik. Saya nontonnya jadi tidak nyaman sendiri. Maksud saya, itu sangat esensial, tapi filmnya mengabaikan hal penting tersebut. Bisa juga karena saya tidak nyaman melihat perlakuan para penjaga ini terhadap para tahanan. Saya jadi tidak kuat dan memutuskan tidak nonton sampai habis.




Rating: 1 dari 5 - didn't like it

5. Vice (2018)

Stunning performance from Christian Bale, as usual. Mirip banget. Kalaupun ada kurangnya, di film ini Dick Cheney terlihat lebih tua ketimbang aslinya untuk di tahun 2000-an. Saya sempat googling foto-fotonya Dick Cheney. Hihihi.

Well, ada satu dialog dari narator yang ingin saya kutip di sini:

For man like Donald Rumsfeld, he only wanted three things from his lackey. He had to keep his mouth shut, do what he was told, and always, always, be loyal.

Njir, saya kalau suatu saat nanti jadi bos bakal setipe kayak Donald Rumsfeld nih. 🙈




Rating: 3 dari 5  - liked it

6. Roma (2018)

Film yang membosankan ditambah dengan hitam-putih makin membosankan.




Rating: 1 dari 5 - didn't like it

7. Room (2015)

Saya tidak sanggup membayangkan disekap selama tujuh tahun, tapi masih bisa bertahan untuk tetap waras selama disekap tersebut. Ma (Brie Larson) bisa terlihat cool, composed, sewaktu dia disekap, tapi begitu dia keluar langsung deh keluar semua emosinya. Wajar kalau dia diganjar Piala Oscar sebagai Aktris Terbaik. Oh, dan sampai sekarang saya masih bingung dan semacam tidak terima Jacob Tremblay dengan akting sekeren ini kenapa tidak dapat nominasi Oscar?




Rating: 5 dari 5 - it was amazing

8. The Wife (2017)

Dalam perjalanan menemani suaminya ke Stockholm untuk menerima Nobel Sastra membuat Joan Castleman (Glenn Close) mempertanyakan jalan hidupnya selama tiga puluh tahun lebih terakhir. Dia menjadi ghostwriter untuk suaminya yang tukang selingkuh, self-grandeur, egois, sombong, dan hobi merendahkan orang lain. Dia bahkan membuat suaminya bisa menang Nobel karena novel yang ditulisnya atas nama Joe Castleman (Jonathan Pryce), tapi apa yang dia dapat? Sebuah penghinaan dari suaminya yang bilang ke mana-mana kalau, "My wife doesn't write."?

Nanti di film kita akan disuguhkan kilas balik hidup Joan dan Joe. Bagaimana awal mula mereka bertemu, jatuh cinta dan menikah, dan kenapa untuk seseorang yang memiliki bakat menulis luar biasa seperti Joan memutuskan untuk bersembunyi di balik layar dan malah membesarkan nama Joe di dunia sastra.




Rating: 5 dari 5 - it was amazing

9. The Concubine (2012)

Ini kenapa ya film-film Korea meski semi-semi begitu, tapi plot ceritanya tetap keren? Termasuk The Concubine ini.




Rating: 3 dari 5 - liked it

10. Kung Fu Panda (2008)

Po (Jack Black) terobsesi ingin menjadi jagoan kung fu. Sampai nasib mempertemukannya dengan Oogway yang bilang kalau Po adalah The Dragon Warrior. Lha, kok bisa padahal kan dia belum pernah latihan kung fu sebelumnya? Tapi, ya bisa. Selama Po percaya sama dirinya sendiri bahwa dia adalah The Dragon Warrior. Eh, ngomong-ngomong, Viper di sini membuat ular itu jadi hewan yang lucu dan menggemaskan.




Rating: 4 dari 5 - really liked it

11. Kung Fu Panda 2 (2011)

Po dan teman-temannya akan mengalahkan penjahat bernama Shen (Gary Oldman) yang punya senjata canggih. Namun, tidak disangka oleh Po menghadapi Shen berarti dia juga harus menghadapi masa lalunya.




Rating: 4 dari 5 - really liked it

12. Kung Fu Panda 3 (2016)

Musuh lama Oogway, Kai, harusnya sudah lama mati. Tapi, dia di dunia arwah menyerap energi chi dari semua jagoan di sana, jadinya dia bisa kembali ke dunia yang fana ini. Ambisinya dia akan mengalahkan The Dragon Warrior dan menyerap semua chi ahli kung fu, termasuk chi milik Po.

Untuk mengalahkan Kai, Po harus menjadi The Chi Master. Sayangnya, itu tidak mudah, Ferguso. Bagaimana caranya Po bisa menguasai chi hanya dalam waktu sebentar sebelum Kai datang dan membuat mereka semua jadi giok?




Rating: 4 dari 5 - really liked it

13. Shoplifters (2018)

Ternyata ini ceritanya bukan cuma soal satu keluarga yang hobi ngutil, tapi lebih dari itu. Ada rahasia gelap yang mengikuti. Sebuah drama tentang keluarga yang pahit dan getir. Setelah mereka memutuskan untuk menculik seorang anak kecil (tapi, Nobuyo membantahnya. Itu bukan menculik namanya karena mereka tidak minta tebusan), satu per satu ditunjukkan kepada kita cerita sebenarnya yang tersembunyi di balik keluarga Shibata.




Rating: 4 dari 5 - really liked it

14. How to Train Your Dragon: The Hidden World (2018)

Dengan ancaman yang terus datang Hiccup mengusulkan untuk mencari tempat tersembunyi yang pernah disebut-sebut ayahnya sewaktu Hiccup masih kecil. Dalam usaha pencarian tempat tersebut mereka dikejar-kejar oleh Grimmel dan anak buahnya. Grimmel ingin membunuh semua Night Furies yang ada, termasuk Toothless.

Tentu saja Hiccup tidak membiarkan itu terjadi. Bersama-sama Hiccup dan Toothless bertarung dan mengalahkan si penjahat. Seharusnya cerita berakhir bahagia di mana mereka berhasil mengalahkan penjahat, mereka menemukan tempat rahasia tersebut, dan mereka semua hidup bahagia selamanya. Namun, di sepanjang film Hiccup merenung. Hidup mereka--hidup para naga--akan selalu terancam selama mereka masih bersama. Jadi, Hiccup mengambil keputusan yang tidak mudah: Ucapan perpisahan harus disampaikan.




Rating: 5 dari 5 - it was amazing

15. The Nice Guys (2016)

Ryan Gosling di sini koplak banget. Jadi detektif swasta, tapi goblo goblo gimana gitu. Ada Jackson Healy (Russell Crowe) yang sifatnya bertolak belakang dengan Holland March (Ryan Gosling). Saya paling suka dengan karakter Holly March yang diperankan Angourie Rice. Jadi dewasa sebelum waktunya dan tukang "ngeplak" bapaknya. Dan, oh, suaranya Om Russell itu lho bikin kagak nahan! Haduh...




Rating: 3.5 dari 5

Wuih. Lumayan juga ya 15 film dalam sebulan. ditambah satu (eh atau dua ya?) season The Big Bang Theory. Semoga bulan April ini saya semakin produktif nonton film (dan mengabaikan kehidupan. Xixixixixi).
Share:

4 comments:

  1. Wah, banyak juga mbak tontonannya. 😅
    Sudah nonton 8/15 dari senarai di atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha. Iya, Mas. Maklum hidupku terlalu woles. :))

      Delete
  2. 4/15
    wah banyak juga ini yang mesti di kejar
    :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semangat, Mas! Semoga bisa terkejar semuanya. Halah, apa sih. :))

      Delete

Please, say something. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;