Piknik Pertama Kali di Jakarta

Sampai hari ini saya masih meyakini kalau menulis setiap hari di blog itu sulit, terutama ketika sedang betul-betul tidak ada ide mau menulis apa. Jadinya bingung. Sementara ada utang yang harus dibayar, yaitu menulis selama satu bulan penuh. Ingin berhenti saja, tetapi kok rasanya tanggung ya. Tinggal sembilan hari lagi. Ayo, diselesaikan sampai garis finis, Kim.

Baiklah. Jadi, hari ini saya menceritakan saja kegiatan hari ini. 

Hari ini saya janjian bertemu dengan Zi di Taman Situ Lembang, Menteng, Jakarta Pusat. Zi mengajak saya untuk piknik di tengah kota Jakarta. Ajakan Zi saya terima dengan senang hati karena selama hampir empat tahun saya di sini saya belum pernah ke Taman Situ Lembang dan belum pernah piknik di mana pun.

Ketika kami bertemu di Taman Situ Lembang sekitar pukul 10 lewat, kami mencari tempat yang nyaman untuk menggelar selimut Zi dan matras yoga saya. Kemudian, kami mengeluarkan cemilan yang sudah kami persiapkan seolah-olah kami mengeluarkan senjata andalan dan menatanya. Lalu, kami mengeluarkan senjata rahasia kami berikutnya: media bacaan masing-masing. Saya membawa majalah Bobo edisi 50 tahun, Kindle, dan tablet Samsung (karena saya baca Gramedia Digital di tab). Sementara Zi membawa Kindle-nya. 


banyak makanan!


Dan bisa dibilang kegiatan kami berikutnya berkisar antara baca buku, ngemil, baca buku, ngobrol, baca buku, lanjut ngemil, baca buku, ngobrol, yak, begitu saja terus sampai tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore. 

Sebut saya kudet, tetapi saya beneran baru tahu kalau di Jakarta bisa piknik dan ternyata pikniknya seseru ini! Enak banget rasanya menggelar tikar (well, dalam hal ini kami menggelar selimut dan matras yoga sih, wkwk) di atas rumput dan di bawah pohon rindang. Semilir angin membuat saya ngantuk dan rasanya ingin tidur saja di taman. Asli, saya jadi lupa dengan permasalahan hidup dan berasa hidup kok jadi ringan banget. 

Saya akan menutup tulisan ini dengan membagikan beberapa foto yang kami ambil tadi sewaktu piknik. 


sesekali pasang foto sendiri meski sebenarnya malu karena ku jele 🙈
Zi cantik banget yaaa...


sengaja menyimpan Bobo untuk dibacanya pas piknik ini




Dah. Segitu saja foto-fotonya. 

Eh, lupa bilang terima kasih ke Zi karena sudah mengajak saya piknik. Saya jadi ketagihan. Terima kasih ya, Zi! Kapan-kapan kita piknik bareng lagi yaaa... 

8 comments

  1. Kamu cantik, kiiimii ...
    kapan2 aku juga ingin piknik, di surabaya mulai banyak spot2 untuk piknik, kayak menarik, makasih inspirasinya kiim

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Fenty, aku sudah dibilang cantik. Jadi malu... Hehehe...

      Yuk, dicoba piknik. Kalau kata Zi kemarin, biar ketemunya gak tembok melulu. Hihihi.

      Delete
  2. Kak Kimi cantikkk!! 😍😍😍. Ini Kak Zi yang Twitternya Kleponwajik ya, Kak? Seru sekali kalau lihat orang-orang piknik 🥺, kayaknya cocok banget buat healing sejenak 🥺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Liaaa... Iya, ini Zi yang akun Twitter-nya @kleponwajik. Btw, kapan-kapan yuk kita piknik bareng?

      Delete
  3. Wah seru ya pikniknya...
    btw, cantik tidak selalu ditinjau dari fotonya, just be yourself... :-))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, pikniknya seru banget!

      Hehehe... Betul, jadi diri sendiri pun bisa memancarkan aura kecantikan kita kan ya... :')

      Delete
  4. Pepohonannya rindang. Ada kolam pula. Pas banget sih nih buat piknik. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa... Jadi bikin adem dan betah piknik lama2.

      Delete

Saya akan senang sekali jika kalian meninggalkan komentar, tetapi jangan anonim ya. Komentar dari anonim—juga komentar yang menggunakan kata-kata kasar, menyinggung SARA, dan spam—akan saya hapus. Terima kasih sebelumnya.