Wednesday, January 11, 2017

# 30 Days Writing Challenge # curhat

Kimi Itu Orangnya Gimana Sih?

Day 18.

Dulu sering banget teman-teman sekolah saya salah pengertian sama saya. Penilaian mereka tentang saya (saat itu) seringnya sih tidak pas. Itu barangkali ya alasan lainnya sejak dulu saya tidak punya teman banyak. Seandainya sekarang teman-teman sekolah saya dulu bertemu saya, ngobrol, dan "berkenalan" kembali dengan saya pasti mereka akan merasakan saya berubah banyak. Banyak banget. Ya iyalah, Kim, lo berubah. Menurut lo?

Kalau ditanya penilaian mereka tentang saya sekarang bagaimana, kayaknya sih antara saya ini ternyata semakin membingungkan untuk dipahami atau, "Wow, Kimi. You're much cooler than you were back then. Waaaay much cooler." Tidak percaya saya berubah banyak banget? Coba tanya teman SMP dan SMA saya dulu, si Lulu.

Nah, itu kan penilaian dari teman saya (dulu) dari dunia nyata. Sekarang bagaimana dengan penilaian teman-teman dari dunia online? Maksud saya, teman yang selama ini mengenal saya melalui media sosial (blog, Twitter, FB, dan Instagram) dan interaksinya kebanyakan di aplikasi messenger. Dari kesimpulan semena-mena saya sejauh ini dan dari hasil ngobrol-ngobrol dengan beberapa sampel katanya saya ini orangnya kelewat serius lah, begini lah, begitu lah, dan lain-lain.

Ini nih yang bikin saya merasa tidak harus meluruskan persepsi orang-orang tentang saya. Sebenarnya saya tidak begitu peduli bagaimana orang lain menilai saya, tapi berhubung ada tema menulis "what do you think people misunderstand most about you?" dan demi kejar setoran di 30 Days Writing Challenge, ya sudahlah saya memilih tema ini saja. Sepertinya menarik. Kayak saya. Halah.


Baiklah, jadi inilah hal-hal yang orang sering salah kira tentang saya:

1. Kimi itu orangnya serius banget.

Nggak, saya orangnya nggak seserius itu juga kok. Mungkin ini gara-gara tulisan saya selama ini kebanyakan membahas yang serius sehingga terkesan saya ini aslinya ya serius banget dan kurang santai. Padahal mah ya nggak gitu juga sih. Saya masih bisa cengengesan kok. Lumayan sering cengengesan malah. Dengan orang-orang yang saya merasa "klik" dan nyaman saya bisa melemparkan humor yang... Garing. Bunyinya krik, krik, krik. Kayak keripik. Tuh, kan apa saya bilang. Saya memang garing. Huft.

2. Kimi itu orangnya pintar.

Nggak, saya nggak pintar. Saya tidak pernah merasa saya pintar. Saya teramat sangat menyadari kekurangan saya ini sehingga saya berusaha menutupinya dengan banyak membaca. Baca apa saja. Sejujurnya saya malah terobsesi ingin jadi pintar, tapi dengan semakin banyak saya belajar dan membaca justru saya semakin merasa bodoh dan tidak tahu apa-apa. Aku sedih, teman-teman. Ada yang ingin menghiburku dengan memberiku tiket pesawat ke Mallorca? 😢

3. Kimi itu angkuh, kelewat jaim, misterius.

Errr... Gimana ya? Kalau orang yang belum atau tidak terlalu mengenal saya, mungkin bakal mikir saya orangnya kelewat misterius, angkuh, atau jaim. Apalagi kalau kenalnya dari media sosial. Saya jarang banget pasang foto tampak wajah, jarang cerita soal pekerjaan saya, jarang juga cerita soal pacar saya (wait, memang saya punya?) eh tahu-tahu putus (nah, ini sudah diperjelas). Bukannya apa-apa, saya tidak pernah suka melihat foto saya sendiri. Saya itu jelek banget di foto. Serius. Saya lebih cakep aslinya. Serius lagi. Eh, tapi ini jangan dipercaya. Sementara kalau soal pekerjaan dan pacar, ya gimana ya... I'd like to keep some things in private.

Aslinya mah saya nggak angkuh kok. Boro-boro jaim atau misterius. Yang ada saya mah senggol dikit langsung tumpah alias gampang banget cerita. Kalau kalian tahu keseharian saya, pasti kalian mikir, "Dih, nih anak kok pecicilan banget sih? Kayak anak kecil banget. Norak."

4. Kimi itu baperan dan tukang galau.

Ini agak sesuai. Galau is my middle name and baperan is my trademark. Apalagi pas jaman dulu banget. Terus ya dilanjutkan saja dengan bikin pencitraan tukang galau dan baperan. Biar timeline ada hiburannya begitu dengan status-status saya yang galau. Demi menjaga keseimbangan timeline yang sudah kelewat banyak dengan status berantem, hoax, politik, dll. Meski ya saya sadar ada juga yang tidak suka dengan status-status bernada galau. Ha, ha, ha. Justru itu serunya. Orang-orang jadi tidak tahu kapan saya sungguhan galau dan kapan saya pura-pura galau. Mungkin ada orang yang sampai muntah atau benci sama saya gara-gara hobi ngegalau saya itu. 😂

5. Kimi itu orangnya cuek.

Cuek dalam beberapa hal sih, iya. Hal-hal yang saya anggap tidak penting, ya saya cuek. Saya malas memikirkannya. Hanya memenuhi otak saya saja. Jadi, saya discard. Bukan berarti saya cuek dalam segala hal. Saya orangnya peduli dan perhatian banget kok sama hal-hal yang saya anggap penting. Misalnya, Rafael Nadal.

Nah, demikianlah penilaian orang-orang yang sering salah mengenai saya. Ada yang ingin menambahkan? Atau ada yang mau urun komentar bagaimana penilaian kalian selama ini tentang saya?

12 comments:

  1. Kejar setoran! Hakhakhak... Baca nya brenti disitu dulu buat komen...

    ReplyDelete
  2. Saya penasaran jadinya sama mb Lulu yg fenomenal itu, dan yg pertamax di atas itu siapa lagi, hedeh gagal pertamax saya disini

    Dan di atas itu rasanya saya ga setuju ama poin nomer 2 itu deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu ya saya om, pake hape android yang akunnya atas nama si bocil... hahahahaha.
      #pertamaxberhasil

      Delete
    2. btw, saya nggak fenomenal yaaaaaa :)))))

      Delete
    3. Lulu memang fenomenal koook... :P

      Delete
  3. Kimi ituuuu...udah terwakilkan dengan baik di atas sana. Baper iya, galauers iya, kayak anak kecil iya, garing iya, pecicilan iya. Kan yang penting kusayang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kimi itu loveable banget, tapi orangnya aja yang nggak sadar... :)))))

      Delete
    2. @ Mbak Anggi
      Ah, Mbak Anggi... Akupun sayang padamu. Kiss kiss muach! :*

      @ Lulu
      Errr... Lulu ah!

      Delete
  4. remember those things we ever talked about. bukan, bukan cuek, kita cuma memilih hal-hal yang perlu kita perhatikan lebih dan perhatikan seperlunya ajah!

    udah nggak usa baper kalo ngga kita perhatiin, kita aja nggak baper kok ngga diperhatiin kamu... #eh

    (bombardir komenku ini postingan...zzzzzz)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi, Lu, aku kan baper kalau kamu gak perhatian sama aku. :(

      Delete
    2. kita di atas itu termasuk kamu geh... ckckckck, lagian kapan sih aku ngga merhatiin kamu darl, kamu aja aneh suka sama aku yang menyesatkan ini, *hakhakhak*

      Delete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;