Sunday, October 15, 2017

[Review] Holika Holika Aloe 99% Soothing Gel

Sejak tergila-gila dengan skincare saya belum pernah pakai produk lidah buaya pabrikan. Kalau untuk toner DIY saya cukup sering bikin toner pakai lidah buaya. Tambahkan seledri, timun, jeruk nipis, dan air demineral. Kemudian diblender dan disaring. Jadi deh tonernya! Khasiatnya bisa untuk merapatkan pori-pori. Kata Mbak Lintang sih begitu.

Well anyway, kemarin itu sepertinya sedang heboh-hebohnya dengan lidah buaya. Cukup sering saya lihat di IG, YouTube, bahkan sampai keponakan saya ikut-ikutan pakai lidah buaya. Kebanyakan dari mereka pakai Nature Republic Aloe Vera 92% Soothing Gel. Saya juga jadi ikutan tergoda dong. Bukan Kimi namanya kalau tidak mudah tergoda. Ehe.

Habisnya bagaimana tidak tergoda kalau manfaat dari lidah buaya ini banyak banget? Dilansir dari website NCBI beberapa manfaat lidah buaya antara lain:

  • sebagai healing properties dan penggunaan secara topikal bisa meningkatkan produksi kolagen
  • melindungi kulit dari sengatan sinar matahari UV dan radiasi gamma
  • sebagai anti-inflammatory dan mengatasi luka bakar
  • jika dikonsumsi memiliki efek meningkatkan sistem imun
  • dapat melembabkan kulit dan memiliki efek anti penuaan dini
  • memiliki efek antiseptik

Lidah buaya sendiri memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral yang tentunya sangat bermanfaat. Kandungannya antara lain:

  • Vitamins: vitamin A (beta-carotene), C, dan E, yang merupakan antioksidan. Lidah buaya juga mengandung vitamin B12, folic acid, dan choline.
  • Enzymes: aliiase, alkaline phosphatase, bradykinase, carboxypeptidase, catalase, cellulase, lipase, and peroxidase.
  • Minerals: calcium, chromium, copper, selenium, magnesium, manganese, potassium, sodium and zinc.
  • Sugars: monosaccharides (glucose and fructose) and polysaccharides: (glucomannans/polymannose).
  • Fatty acids: cholesterol, campesterol, β-sisosterol and lupeol. Mereka ini bisa untuk anti-inflammatory dan sebagai antiseptik juga analgesic.
  • Lidah buaya juga mengandung salicylic acid yang juga bagus untuk melawan jerawat.
  • Anthraquinones

Oh iya, lidah buaya yang biasa dipakai untuk skincare, kosmetik, atau yang dijual di pasaran itu Aloe barbadensif miller.

Dengan manfaat dan kandungan sebanyak itu wajar dong kalau saya tergoda. Apalagi sudah banyak kesaksian yang bilang pakai lidah buaya itu memang memberikan efek positif untuk mereka, seperti bruntusan hilang, melembabkan kulit, bisa untuk anti-aging, cocok untuk kulit sensitif, dan masih banyak lagi. Karena alasan itulah saya memutuskan untuk mencoba Holika Holika Aloe 99% Soothing Gel.

Penggemar: Kenapa kamu coba merk Holika Holika, Kim? Kenapa tidak pakai merk sebelah?

Karena kandungan lidah buayanya paling banyak dibanding merk lain, yaitu 99%. Ditambah dia tidak mengandung alkohol, meski ada pewangi sintetis, tapi ya dimaafkan lah. 

Dari COSDNA ini komposisi lengkap bahan dari Holika Holika Aloe 99% Soothing Gel:


klik gambar untuk memperbesar


Kita tidak akan membahas bahannya satu per satu ya. Takutnya nanti tulisan ini jadi kepanjangan dan kalian akan mati kebosanan. 

Dan ini penampakan produknya begitu saya terima:


kemasannya boros tempat memang karena besar begitu, tapi lucu ya?
packaging-nya yang unik ini mendapatkan penghargaan Good Design Award 2014 lho!


Produk aloe vera alias lidah buaya dari Holika Holika ini tidak terbatas untuk dipakai di wajah saja lho. Karena manfaat lidah buaya yang multifungsi, kita juga bisa memakainya di badan, rambut, bahkan kuku. Kalau saya sepertinya hanya mau memakainya untuk di wajah saja. Biar hemat. Haha.


klik gambar untuk memperbesar


Sekarang mari kita langsung ke review. 

Produk ini saya terima tanggal 27 September 2017 yang lalu dan malamnya langsung saya coba. Saya memutuskan untuk memakainya sebagai krim malam.

Agar fokus dalam mencobanya saya hentikan dulu sementara pemakaian Hada Labo 3D Perfect Gel. Tujuannya biar tahu seandainya ada reaksi negatif berarti Holika Holika Aloe ini bisa disalahkan. Untungnya saya tidak perlu menyalahkannya karena selama seminggu mencoba tidak ada reaksi negatif.

Gelnya berbentuk bening seperti yang bisa teman-teman lihat di foto di bawah ini. Teksturnya ringan dan dia juga cepat banget meresapnya di kulit. Untuk wanginya, seperti yang sudah saya jelaskan di atas, terasa wangi buatannya. Tetapi, wanginya enak kok. Tidak mengganggu. Begitu diaplikasikan di wajah wanginya langsung hilang.




Hal yang menyenangkan adalah kulit wajah saya yang sudah lembut (uhuk!) semakin lembut lho setelah pakai ini. Saya bisa merasakannya hanya dalam satu kali pemakaian. Kulit saya juga rasanya semakin plump, kenyal, dan apa ya... Duh, pokoknya enak banget buat dipegang-pegang. Dan entah ini sugesti atau bukan, saya merasa kulit wajah saya juga semakin cerah. Lebih bersinar-sinar begitu. Ihiy!

Beruntusan yang ada di garis rahang juga berkurang. Kalau jerawat tumbuh, tidak usah dipakaikan macam-macam, cukup dengan rangkaian skincare yang saya pakai sekarang ditambah dengan Holika Holika Aloe ini, jerawatnya tidak meradang, cepat kering, dan cepat sembuh.

Sekarang Holika Holika Aloe 99% Soothing Gel ini saya pakainya di malam hari bergantian dengan Hada Labo 3D Perfect Gel. Saya suka banget sama dua produk ini. Hasilnya terasa makanya saya pakai dua-duanya. Kesannya rakus sekali ya? Tidak apa-apa, yang penting saya puas dan bahagia.

Kalaupun ada yang tidak saya suka dari Holika Holika Aloe, yaitu kemasannya yang terlalu besar jadinya kurang ramah buat dibawa jalan-jalan. Lubangnya juga besar sehingga ketika ingin mengeluarkan gelnya harus hati-hati karena kalau tidak takutnya gelnya nanti bakal kebanyakan. Kan sayang jadi mubazir.




Harganya Rp 166.400,- dan isinya 250 ml. Saya belinya di Official Shop Holika Holika Indonesia di Shopee. Kalau beli di website-nya langsung, harganya Rp 208ribu. Kan selisihnya lumayan ya, bo'. Gratis ongkos kirim pula kalau belanja di Shopee. Dapat koin Shopee juga kalau belanja di sana, yang nantinya koinnya bisa saya pakai buat belanja lagi. Lah, kok malah melantur. Oke, fokus!

By the way, produk ini aman dipakai sampai 18 bulan setelah dibuka segelnya. Lumayan awet ya. Tapi ya kalau dipakai rutin pasti bakal cepat habis tidak perlu menunggu sampai 18 bulan. 

Jadi, kesimpulannya saya kasih rating 5 dari 5 🌟. Lalu, apakah saya bakal repurchase? Kalau belum bosan, pastinya bakal saya repurchase.

Dan, kalau teman-teman ada pengalaman dengan lidah buaya juga, jangan lupa kasih komentar di bawah ya! 

4 comments:

  1. Lagi coba yang merk beauty k gitu kalo gasalah, dipake lumayan enak sih, kapan2 nyoba ini deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga nanti pas dicoba bisa langsung cocok yah...

      Delete
  2. "Air demineralisasi" itu apa lagiiiii :"))))))))))

    Lidah buaya kalau diblender nggak ngiler-ngiler karena lendirnya ya mbak? Atau emang itu yang dicari? :)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Air demineral itu kayak Cleo dan Amidis gitu, Zi. Btw, sebelum dipakai lidah buayanya direndam dulu pakai air hangat selama 30 menit. Tujuannya biar lendirnya itu hilang. Baru setelah itu diblender.

      Delete

Please, say something with real names. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;