Sunday, March 11, 2018

# skin care

[Review] Freeman Purifying Avocado + Oatmeal Clay Mask

Sesungguhnya Suhay Salim itu memang racun bagi umat manusia. Saya bisa bilang begitu karena tiap kali nonton video di channel Youtube-nya pasti ada saja yang bikin saya tergoda ingin beli, apalagi kalau dia sudah review skincare. 

Penggemar: Halah, Kim. Itu mah memang dasar kamunya saja yang gampang tergoda.

Iya, iya. Ih, dasar bawel kalian.

Jadi, kali ini saya tergoda ingin mencoba masker Freeman, yang kalau berdasarkan review Suhay itu masker ya bagus banget. Bisa dipakai setiap hari. Sepertinya dia sampai mencoba hampir semua varian maskernya. Ingin saya tiru sebenarnya, tapi kan saya tidak punya sponsor yang mau kasih saya masker gratis. Kalau semuanya mau dibeli, yah Adek mah rugi atuh, Bang.

Kebetulan di sekitar bulan Oktober atau November 2017 kemarin Kak Cici (yang pernah saya ceritakan sekilas di sini) mau ke Malaysia. Saya titip masker dengan beliau karena setahu saya harga masker Freeman di sana lebih murah ketimbang beli di online shop. Pulang-pulang Kak Cici bawa dua masker Freeman untuk saya, yang mana katanya satu gratis untuk saya. Huaaa... Kak Cici baik banget! Kiss kiss muach!




Sekitar dua-tiga bulan terakhir saya pakai masker Freeman varian Purifying Avocado + Oatmeal Clay Mask. So, bagaimana pendapat saya tentang masker satu ini? Baca terus ya!

Komposisi bahan:

Water, Bentonite, Titanium Dioxide, Kaolin, Propylene Glycol, Colloidal Oatmeal, Tocopherol, Persea Gratissima (Avocado) Oil, Disodium EDTA, Sodium Polyacrylate, Magnesium Aluminium Silicate, Methylchloroisothiazolinone, Methylisothiazolinone, Diazolidinyl Urea, Fragrance (Parfum), Yellow 5 (CI 19140), Blue 1 (CI 42090).

Petunjuk Pemakaian:

Apply mask to face and neck, avoiding contact with eyes. Leave on 7 - 10 minutes or until dry. Rinse with warm water. Use twice a week or as often as needed.

Packaging, tekstur, warna, dan wangi

Maskernya dalam bentuk tube dengan isi 175 ml. Isinya banyak banget dan dengan pemakaian dua kali seminggu bisa awet 6 - 7 bulan mungkin ya. Jangan-jangan malah bisa lebih lama lagi habisnya. 




Teksturnya creamy dan mudah untuk dibalurkan. Warnanya semacam warna hijau tosca, ya? Mirip dengan warna Emina Green Tea Latte Face Mask. Sementara wanginya enak banget. 

Ngomong-ngomong, masker ini dapat dipakai selama 36 bulan setelah dibuka. Wuih, lumayan lama ya! Jadi lumayan tenang dan tidak perlu terburu-buru untuk menghabiskan maskernya. 

Klaim:

Nourish and purify with this award-winning mask! Rich Clays dive deep to purge dirt and oils from pores. Avocados, oatmeal, and Vitamin E help moisturize for lasting skin softness. Perfect for normal to combination skin. 

Harga: Berapa ya... Lupa. Kalau di online shop di kisaran Rp 110ribu - Rp 120ribu sepertinya.

Review:

Ketika dipakai di wajah sekitar 5 menit sudah mulai terasa efek ketariknya. Saya tidak pernah merasakan efek wajah ketarik seperti ini selama pakai Innisfree Jeju Pore Volcanic Clay Mask dan Jafra Mud Mask. Begitu dibilas wajah malah terasa kasar. Eh, atau kesat ya namanya? Pokoknya itulah. Duh, review macam apa ini. Kalau bersih mah, ya pasti bersih. Namanya juga pakai clay mask yang tujuannya memang untuk deep cleansing. 

Saya tidak bisa pakai masker ini sesering Suhay Salim yang bisa pakai sampai setiap hari. Karena efeknya langsung bikin wajah saya kering. Kalau sudah kering, kulit saya langsung semacam ganti kulit dan memerah. Dua kali dalam seminggu sudah cukup dan saya pun pakainya hanya tiga menit, maksimal lima menit. 

Kesimpulan:

Harganya murah memang untuk masker dengan netto 175 ml. Wanginya enak juga. Namun, untuk repurchase sih sepertinya tidak. Saya mau kembali ke Innisfree atau Jafra saja untuk mud atau clay mask. 

Teman-teman ada yang sudah coba pakai masker Freeman? Kalau ada, boleh lho sharing di kolom komentar. Terima kasih! 

2 comments:

  1. Aku malah nggak pernah nyentuh clay/mud mask mbak wakakaka dulu mentok-mentok masker bengkoang Mustika Ratu beli di Alfamart, habis itu nggak pernah pakai lagi kayaknya udah dua tahunan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau begitu boleh lah untuk kamu pertimbangkan pakai clay/mud mask. :D

      Delete

Please, say something. But, NO SPAM and NO ANONYMOUS. Thank you. ^^;