Friday, August 5, 2016

Buka Tabungan Emas

Seperti yang sudah saya ceritakan di sini saya ingin diversifikasi investasi. Sebelumnya saya tidak terpikir untuk investasi emas batangan. Belakangan saya pikir tidak ada salahnya saya investasi emas juga. Yang menjadi kendala sekarang kan harga emas mahal ya. Mau langsung beli 5, 10, 25, 50, atau 100 gram duitnya belum terkumpul. Opsinya ya saya harus menabung dulu seperak dua perak sampai uangnya cukup untuk beli emas batangan.

Saya menceritakan niat saya ini ke kakak saya. Kakak saya menyarankan saya untuk buka Tabungan Emas Pegadaian. Hah? Tabungan Emas? Apalagi itu?

Monday, August 1, 2016

[Film] cin(T)a

Judul: cin(T)a
Sutradara: Sammaria Simanjuntak
Produser: Adi Panuntun, M. Budi Sasono, Sammaria Simanjuntak
Penulis skenario: Sally Anom Sari, Sammaria Simanjuntak
Pemain: Saira Jihan, Sunny Soon
Production Company: Moonbeam Creation, Sembilan Matahari Film
Tanggal Rilis: 19 Agustus 2009
Durasi: 79 menit
Rating: 3/5

Cina (Sunny Soon) adalah mahasiswa baru. Di kampusnya dia bertemu dengan Annisa (Saira Jihan), mahasiswi tingkat akhir yang sedang mengerjakan tugas akhirnya. Cina, beragama Kristen asli Medan keturunan Tionghoa, hidupnya penuh dengan optimisme. Sementara Annisa, muslim Jawa, hidupnya dirundung kesedihan. Meski dia artis ternama, namun dia tidak bahagia karena pandangan negatif dari orang-orang. Keduanya mencintai Tuhan meski mereka menyembah-Nya dengan cara yang berbeda.

Sunday, July 31, 2016

Channel Youtube yang Menarik

Saya mau bikin pengakuan. Saya ini fakir kuota. Kalau berselancar di internet, jarang banget yang namanya saya buka Youtube atau mengunduh film yang ukuran filenya gede banget. Mengunduh ebook saja jarang-jarang dan pakai pikir berkali-kali apalagi mau foya-foya nonton Youtube. Harap maklum ya. Tidak usah kasihan begitu ke saya. Saya mah biasa saja. Halah.

Jadi, begitu ada akses internet kencang, kuota banyak, syukur-syukur gratisan (baca: wifi), biasanya saya langsung buka channel yang saya subscribe di Youtube. Berikut beberapa channel yang saya subscribe:



Sunday, July 17, 2016

Gara-Gara Bete

Hari ini saya bete. Gara-garanya sepele. Saking sepelenya tidak usah saya ceritakan di sini. Kurang asyik soalnya. Saya mau cerita saja apa yang saya lakukan seharian ini untuk menghilangkan bete.

Kalau sedang kesal atau bete, bawaannya saya ingin menangis. Ini sudah dari sononya. Sungguh. Saya juga tidak tahu kenapa saya ini cengeng banget. Saya tidak bisa melakukan apa-apa kalau untuk yang ini karena ini sudah reaksi otomatis. Palingan yang bisa saya lakukan hanya menahan air mata untuk tidak keluar. Jadi, saya segera ambil kunci motor dan helm. STNK juga tidak lupa saya bawa. Saya langsung pergi ke salah satu mall di Bandar Lampung. Namanya Mall Boemi Kedaton. Anak-anak sini menyingkatnya menjadi MBK.

Sesampainya di MBK, saya langsung ke XXI. Pas sedang antri saya sempat galau mau nonton Rudy Habibie, The Legend of Tarzan, atau Sabtu Bersama Bapak. Mau nonton tiga-tiganya kan jelas tidak mungkin. Akhirnya saya putuskan untuk menonton Sabtu Bersama Bapak. Karena saya ingin menangis ingat bapak saya. Review sudah saya tulis di sini. Silakan dibaca dulu. Hehehe...

[Film] Sabtu Bersama Bapak

Judul: Sabtu Bersama Bapak
Sutradara: Monti Tiwa
Produser: Ody Mulya Hidayat
Penulis Skenario: Adhitya Mulya
Pemain: Abimana Aryasatya, Ira Wibowo, Arifin Putra, Acha Septriasa, Deva Mahenra, Sheila Dara Aisha
Production Company: Maxima Pictures
Durasi: 90 menit
Rating: 5/5

Ketika Gunawan Garnida (Abimana Aryasatya) mengetahui dirinya mengidap penyakit kanker dan hidupnya tidak lama lagi, dia memutuskan untuk tetap membesarkan anak-anaknya dengan cara yang tidak biasa, yaitu membuat rekaman video. Nantinya video-video tersebut akan ditonton oleh kedua anaknya, Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahenra), setiap hari Sabtu. Gunawan berharap meski dia tidak hadir secara fisik di tengah-tengah keluarganya, tapi dia tetap bisa membimbing anak-anaknya agar mereka tidak kehilangan arah.

Satya dan Cakra lalu tumbuh dewasa. Satya sudah menikah dengan Risa (Acha Septriasa) dan dikaruniai dua anak laki-laki, yaitu Rian dan Miku. Mereka tinggal di Paris. Sementara Cakra di usia 30 punya karir bagus di salah satu bank di Jakarta. Keduanya memiliki persoalan sendiri yang menjadi cerita film ini.